Senin, 23 September 2019

Ada apa ini?


Pernah di suatu masa, aku sering marah. Kalau dipikir-pikir itu karena aku punya suatu beban pikiran. Aku termasuk orang yang yang sedikit overthinking. Banyak hal yang kukhawatirkan, dari hal yang besar sampai hal sepele sekalipun. Misalnya saat orangtuaku(ibu) pergi menunaikan ibadah haji. Aku khawatir apakah dia akan baik-baik saja di sana, apakah dia akan makan dengan enak, tidur dengan nyaman dan ditambah lagi ia sendirian. Tiba-tiba kangen, padahal aku orang yang dari luar sepertinya cuek, hahaha, tapi ternyata mellow.

Pernah juga waktu adikku baru tiba di Jogja. Aku mungkin telalu banyak memikirkan atau bahkan mengurusinya. Dari mulai mencari  kos sampai hal remeh temeh lainnya, perlahan sifatku itu harus kuhilangkan kata temanku. Katanya tidak baik untuk hubungan kami. Mungkin ada benarnya juga, biar dia belajar menghadapi kehidupan socialnya sendiri tanpa aku terlalu banyak menasehatinya. Toh, dia anak yang pintar kok.

Jadi aku akan gampang marah juga ketika dia merepotkanku. Bukan, bukan karena aku malas. Tapi karena aku belum selesai dengan diriku sendiri. Aku marah karena aku juga masih memiliki hal yang harus kupikirkan dan kukerjakan. Mungkinkah ini perasaan yang wajar atau aku yang kurang pandai membagi waktu dan perasaan.

 

Cerita Template by Ipietoon Cute Blog Design