Rabu, 06 November 2019

Baper


Hidup itu seperti Kopi Meranti. Rasanya sedikit pahit, asam dan terdapat aroma nangka ketika menghirup baunya. Berbeda dengan Kopi Temanggung yang hanya memiliki rasa pahit yang dalam. Lalu apa inti dari kalimat ini?

Jadi begini, hidup itu ada rasa senang, sedih, datar dan sebagainya. Tidak dapat kita merasakan ksenangan tanpa pernah kita tahu rasa sakit. Rasa sakit itu bermacam-macam. Rasa sakit itu memberi perasaan yang tidak nyaman pada hati kita. Bawa perasaan(BAPER) adalah salah satunya. Jika di beberapa hal kita sering baper atau mellow terhadap sesuatu maka sering kali itu akan merusak mood kita. Tapi itu sebenarnya hanyalah perasaan sesaat. Tidak mungkin perasaan itu terus menerus menghantui kita, ia akan memudar seiring waktu. Apalagi jika perasaan baper itu dialihkan pada hal lain, misalnya berolahraga, menulis, memasak, berbelanja, nongkrong bersama teman atau keluarga.

Perasaan kita tidak pernah sedatar Kopi Temanggung yang hanya pahit. Meskipun kita sebenarnya hanya suka di saat perasaan senang saja, tapi hidup tak semenoton itu. Maka apapun perasaannya bersiaplah dalam menghadapinya. Nikmati sejenak dan segeralah move on untuk bergerak lagi ke depan karena masih banyak hal lain yang dapat dikerjakan. Bergerakla seperti biji kopi saat disangrai agar panasnya merata dan menghasilkan kopi yang enak. Hadapi apaun yang saat ini sedang ada di depan mata.


 

Cerita Template by Ipietoon Cute Blog Design