Kalau datang ke Jogja tidak perlu khawatir masalah kendaraan
karena di sini ada banyak pilihan kendaraan yang bisa kamu pilih.
1. Trans Jogja
Semenjak keberadaan Transportasi Online yang semakin membabi
buta dan menimbulkan konflik di kalangan transportasi online dan transportasi
konvensional, maka pemerintah Yogyakarta telah menambah armada bus trans jogja
dan menyebar di beberapa titik jalan lainnya.
2. Ojek konvensional/Gojek/Grabbike
Keberadaan Ojek konvensional di Jogja semakin sedikit karena
mereka telah beralih ke transportasi berbasis online. Pada awalnya, ojek
konvensional menolak keras keberadaan ojek online. Tapi masyarakat Jogja lebih
memilih menggunakan ojek online karena tarifnya sangat murah. Maka dari itu sebagian
besar ojek konvensional kini beralih ke ojek online karena sebenarnya jika
mereka tidak mengikuti sistem yang ada malah membuat mereka semakin tergerus keberadaannya.
3. Taksi
Jenis taksi di Jogja ini cukup banyak. Tinggal search aja di Google.
4. Becak sepeda/Becak
motor/Delman(andong)
Sebelum kamu naik kendaraan jenis ini di Jogja sebaiknya
tanyakan dulu ongkosnya. Aku pernah punya pengalaman naik becak sepeda atau
sepeda becak. Jadi waktu itu aku terpaksa naik becak di Jogja karena kakiku udah
sakit banget karena jalan. Nah, pas pula kebetulan ada becak yang nawarin di
daerah UGM. Trus aku tanya ke tukang becaknya “Pak dari sini ke sini berapa(jaraknya
deket banget)”, Trus tukang becaknya bilang ”Yaudah naik aja dulu mbak.
Seiklasnya aja mbak”. Wah, terkejut seneng sebenernya karena bisa bayar
seiklasnya, lumayan bisa irit ongkos daripada naik taksi(waktu itu belum ada
gojek). Setelah sampe, aku bayarlah ke tukang becaknya Rp 10.000, pengennya sih
bayar Rp 5.000 aja karena emang deket banget tapi mikir yaudah sekalian sedekah
ke bapaknya makanya kukasih RP 10.000. Tapi yang terjadi malah bikin aku kaget,
tukang becaknya malah bilang”Mbak, segini masih kurang. Tambahin lagi!”gitu
katanya. What? Gilak-gilak bapaknya kan sebelumnya bilang seiklasnya. KZL. Ahh..yasudah lah. Ini aku kasih tau aja tipsnya kalo mau naik becak.
Tips naik becak di Jogja:
Tips naik becak di Jogja:
-Deal-deal an harga dulu sama Tukang becaknya biar sama
-sama enak, setelah harganya fix baru kamu naik
-Kalau kamu naik becak di Malioboro kamu harus siap-siap ditawarin
ke sana ke sini sama tukang becak padahal kamu bingung karena baru pertama kali
ke Jogja, kamu boleh kok ngikutin kalau
diajak bapak tersebut tapi ya konsekuensinya kamu akan diajak ke toko-toko
gitu. Yaa, mungkin ada fee sendiri
bagi tukang becak yang membawa wisatawan yang membeli di toko tersebut. Tapi,
kamu juga boleh nolak kok misalnya kamu cuman pengen diajak jalan-jalan sampai
ujung jalan Malioboro.
Beda cerita kalau naik Andong ni, Andong itu delman. Itu lho
kendaraan yang ditarik pakai kuda. Naik andong biayanya tentu lebih mahal
daripada naik becak selain karena bisa muat 5-6 orang andong juga kendaraan
yang terbilang jarang kita jumpai selain di tempat wisata seperti Jogja. Aku
pernah nanya-nanya biaya naik andong dari malioboro sampai ke jalan Mataram
lalu kembali ke Malioboro itu Rp 65.000.
5. Bus Kopata
Dulu waktu aku masih kecil isi penumpang bus ini cukup
penuh. Bersama keluarga naik bus kopata kemana-mana. Kalau diingat lagi cukup
bikin sedih karena banyak kenangannya. Tapi hari ini bus kopata sangat sepi,
jalannya melamban sambil melihat adakah penumpang di depan sana. Ditambah lagi
kondisi tampilannya yang semakin tak diminati. Tapi bus kopata ini masih ada lho di Jogja.
0 komentar:
Posting Komentar